SUKACITA MEMBERI

Jujur Keuangan

#Renungan Harian, 29 September 2020

Bacaan Alkitab: 2 Korintus 9:6-15

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

2 Korintus 9:7

Laut Mati adalah danau atau laut yang airnya tidak dapat diminum karena telah terkontaminasi dan berbau busuk.

Kandungan garam di Laut Mati sangat tinggi sehingga dikatakan bahwa Laut Mati adalah salah satu lingkungan yang paling tidak ramah.

Secara geografis Laut Mati, aliran airnya berasal dari sungai Yordan yang bermuara ke laut ini, tetapi tidak seperti danau lain, Laut Mati tidak memiliki saluran ke luar; laut ini hanya terus menampung air sungai sehingga semua air segar lambat laun menjadi busuk.

Itulah gambaran mengenai orang yang hanya mementingkan diri sendiri; yaitu orang yang selalu berharap untuk diberi tetapi tidak suka memberi.

Umat Tuhan tidak mau memberikan yang terbaik bagi Tuhan, ketika dalam kondisi yang buruk dan sengsara rajin datang dan selalu berdoa kepada Tuhan.

Memang Alkitab mencatat bahwa orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga. Sebaliknya, orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga (ayat 6).

Tetapi yang tak kalah pentingnya adalah menilik kondisi hati ketika kita memberi.

Ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan dalam memberi.

#1 Memberi Dengan Penuh Kerelaan

Karena kita mengembalikan milik Tuhan.

#2 Jangan Memberi Dengan Sedih Hati.

Karena kita tidak sedang kehilangan, tetapi sedang menabur.

#3 Jangan Memberi Karena Terpaksa, Tetapi Dengan Penuh Sukacita.

Lebih baik menunda untuk memberi daripada memberi karena terpaksa.

Bila kita sungguh menyadari anugerah Tuhan yang sedemikian besar, tentu kita akan dengan rela hati mempersembahkan seluruh hidup kita bagi kemuliaan-Nya.

Kesadaran kita akan besarnya anugerah Tuhan dalam hidup kita mendorong kita memberi dengan sukacita bagi kemuliaan-Nya.

Pemberian kita tentu tidak sebanding dengan anugerah dan kasih Tuhan kepada kita. Namun orang akan memuliakan Tuhan dengan sikap kita yang murah hati. (ab)

TUHAN MENGASIHI ORANG YANG MEMBERI DENGAN SUKACITA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *