STT KADESI BOGOR

SK PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI S1 TEOLOGI

https://sttkadesi.repository.srv21.com/?p=346

SK- PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI S1 PAK

https://sttkadesi.repository.srv21.com/?p=349

SK- PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI S2 PAK

https://sttkadesi.repository.srv21.com/?p=352

Sejarah Singkat

STT Kadesi Bogor lahir dan berdiri dari pengembangan program yang sudah ada sebelumnya, yaitu SPPI (Sekolah Pelayanan Pedesaan Indonesia) yang dimulai sejak tahun 2002 dan juga APPI tahun 2003. STT Kadesi berdiri karena adanya desakan kebutuhan di lapangan, sebab sampai sekitar 30 tahun lalu lulusan Sekolah Alkitab diterjunkan ke desadesa, masih cukup memungkinkan dengan kelengkapan pendidikan program satu tahun, dua atau tiga tahun. Tetapi sejak memasuki abad 21, sejak saat itu program pendidikan diploma teologi terasa tidak cukup memadai lagi, terlebih dengan adanya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang semakin cepat. itulah sebabnya memasuki tahun 2005 status
Akademi Pelayanan Pedesaan Indonesia (APPI) ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Teologi (STT) dan karena posisinya berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, maka namanya menjadi STT Kadesi Bogor. Hal ini untuk membedakan dengan STT Kadesi yang berada ditempat lain, misalnya Yogyakarta, Kalimantan Barat, Nias, dll. Nama Kadesi diambil dari nama yayasan penyelenggara, yaitu Yayasan Kadesi. Nama Kadesi kependekan dari Kasih Desa Indonesia.

Tantangan yang dihadapi
STT Kadesi Bogor dengan 4 Program Studi (Stratum 1 Pendidikan Agama Kristen, Stratum 1 Teologi, Stratum 2 Magister Pendidikan Agama Kristen, dan dalam proses pengurusan Ijin Stratum 3 Terapan (Doktor Ministry), memiliki kampus yang dibangun di atas tanah seluas 30.000 M2, dan memiliki kemitraan dengan sekitar 20 denominasi gereja yang tersebar dibeberapa kabupaten seperti: Bogor, Bekasi, Cianjur, Bandung, Tangerang, Karawang, dan berbagai daerah di tanah air. Setiap mahasiswa semester II ke atas tiap akhir pekan (Jumat siang- minggu malam) disebar ke gereja-gereja untuk
berpraktek pelayanan dengan di gereja-gereja tersebut. jadi gereja-gereja tersebut juga berfungsi sebagai laboratorium pelayanan dan tempat pengabdian masyarakat.


Kami menyadari bahwa sampai saat ini (awal Mei 2023), kami masih harus terus berbenah diri dalam banyak hal kaitannya dengan tenaga dosen, tenaga kependidikan, sarana-prasarana kuliah untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu lulusan, serta untuk meningkatkan nilai Akreditasi BAN-PT dan LAMDIK. Mengerjakan Borang/ Form Isian dengan segala persyaratannya yang cukup berat menjadi tantangan dan pergumulan tersendiri bagi kami.


Pendekatan Yang Digunakan
Untuk menghadapi tantangan yang dihadapi, STT Kadesi Bogor memakai pendekatan berdoa dan berusaha keras, dengan terus bergantung kepada Tuhan Yesus Kristus sambil menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga lain yang memiliki visi sama, menjalin kemitraan dengan gereja-gereja Tuhan di tanah air dan luar negeri, memaksimalkan para alumni untuk dapat diserap oleh gereja-gereja Tuhan dan lembaga-lembaga pendidikan di Tanah Air; dan juga mendirikan unit usaha yang dapat menunjang keuangan operasional STT, menjalin kemitraan dengan pemerintah yang berwenang dalam hal ini Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial.