Memandang Kehidupan dari Sudut Pandang TUHAN

Percaya Dalam Ragu

Renungan Harian, 18 April 2021

sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti
hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja
kelihatan lalu lenyap.

Yakobus 4:14

Hidup

Banyak orang menggambarkan kehidupan dengan metafora yang berlainan.

Misalnya kehidupan seperti roll coaster, kehidupan itu seperti roda yang berputar, kehidupan itu seperti bermain dadu, kehidupan itu seperi panggung sandiwara dan lain sebagainya.

Secara tidak sadar gambaran yang kita miliki tersebut akan tercermin
dalam kehidupan kita baik melalui pakaian, perhiasan, mobil, potongan rambut dan lain-lain.

Alkitab memberikan kepada kita tiga metafora tentang kehidupan ini.

#1 Kehidupan adalah sebuah Ujian.

Metafora terlihat dalam seluruh kisah Alkitab di mana TUHAN menguji karakter, iman, ketaatan, kasih, integritas dan kesetiaan manusia.

Alkitab memakai hampir 200 kali kata pencobnaan, pemurnian dan ujian.
Karakter kita dikembangkan dan ditunjukkan melalui ujian-ujian dan seluruh kehidupan adalah ujian.

Kita selalu diuji dan TUHAN terus menerus mengamati respon kita terhadap orang-orang, masalah, keberhasilan, konflik, penyakit, kekecewaan bahkan pada cuaca.

TUHAN mengamati kita atas perilaku kita kepada orang lain. Beberapa ujian-ujian itu adalah perubahan-perubahan, janji-janji yang tertunda, masalah-masalah yang sulit, doa-doa yang tidak terjawab, kritikan yang tidak layak kita terima.

Ujian yang sangat penting adalah bagaimana kita bertindak ketika kita tidak bisa merasakan kehadiran TUHAN dalam hidup kita.

#2 Kehidupan adalah Sebuah Kepercayaan.

Setiap kita dipercayakan sesuatu oleh TUHAN, seperti: Waktu, tenaga,
kepandaian, kesempatan, hubungan dan kekayaan.

Semua adalah pemberian TUHAN dan tidak benar-benar milik kita. Apa yang kita miliki sekarang ini adalah kepercayaan yang TUHAN berikan dan
TUHAN nantinya menuntut semua itu dalam kekekalan.

Oleh karena itu kita harus menjadi hamba yang baik dalam mengelola yang
Tuhan percayakan.

Kesetiaan kita mengelola kepercayaan tersebut akan mendapatkan imbalan dalam kekekalan, yaitu peneguhan (baik sekali perbuatanmu itu), promosi (kita akan mendapat tanggungjawab yang lebih besar) dan penghormatan dalam perayaan (masuk dalam kebahagiaan tuanmu).

Khotbah Yesus Kristus dalam Matius 25:14-30 membicarakan tentang uang atau talenta, banyak orang gagal memahami bahwa uang adalah sebuah ujian sekaligus kepercayaan dari TUHAN.

TUHAN memakai keuangan untuk kita mempercayai-Nya sekaligus sebuah ujian besar.

Kebenaran yang sangat penting adalah bahwa ada hubungan langsung antara cara menggunakan uang dengan kualitas kehidupan rohani kita.

Kehidupan merupakan ujian dan kepercayaan, semakin banyak TUHAN memberi kepada kita semakin banyak tanggungjawab yang TUHAN harapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *