HARTA YANG ABADI

harta karun

#Renungan Harian, 30 September 2020

Bacaan Alkitab: 1 Timotius 6:11-21

Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi.

I Timotius 6:18

Pada tahun 1980-an ada lagu yang berjudul “uang” yang dinyanyikan Nicky Astrea. 

Liriknya antara lain: Memang uang bisa bikin orang senang tiada kepalang, Namun uang bisa juga bikin orang mabuk kepayang… Lupa sahabat, lupa kerabat lupa saudara, mungkin juga lupa ingatan. Oh… uang… Oh… lagi-lagi uang

“Akar segala kejahatan adalah cinta uang (ayat 10).

Cinta uang akan membawa orang menuju nafsu yang mencelakakan. Kita diberi nasehat supaya berhati-hati dengan uang, sebab daya tariknya sangat memikat dan dapat membawa kita pada kebinasaan.

Kekayaan akan menjadi sangat berbahaya jika tidak didasarkan pada keyakinan dan sikap yang benar, bahwa Tuhanlah sumber kekayaan itu.

“Jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati”. 

Paulus menunjukkan cara menyikapi dan mengelolah kekayaaan dengan benar.

Berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan berbagi.  Memanfaatkan kekayaan yang dimiliki bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain yang membutuhkan.

Tuhan memberi kekayaan untuk saling melayani, bukan untuk menyalahgunakannya.

Ketika manusia telah cinta uang, maka dirinya akan terjerat berbagai nafsu duniawi, tinggi hati dan merasa aman dan tenteram atas hartanya, dan melupakan harta yang sesungguhnya, yaitu harta yang nyata dan kekal untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

Kita selayaknya menjadi orang kaya yang sejati, bukan hanya kaya harta, tetapi juga kaya dengan nilai, karakter-karakter baik, iman, dan perbuatan-perbuatan yang menjadi berkat.

Walaupun tidak memiliki harta, bila kita punya hal-hal di atas kita adalah orang kaya yang sejati.

Terakhir haruslah kita ingat, bahwa kita dapat berbagi dan melakukan kebajikan karena buah keselamatan, bukan untuk mendapatkan keselamatan. (ab)

MARILAH KITA BERBAGI SEBAGAI SYUKUR ATAS KESELAMATAN

Sumber Gambar:

  • Harta Karun – https://bit.ly/36fU5Rd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *