STT KADESI BOGOR

STT KADESI BOGOR

Kejadian Yang Dasyat

#Renungan Harian, 17 April 2021

Ia memberi kekekalan dalam hati mereka.

Pengkhotbah 3:11

Kehidupan ini bukan hanya yang sekarang, kehidupan di bumi adalah gladi bersih sebelum kehidupan yang sesungguhnya.

Kehidupan di bumi terbatas, mungkin bisa sampai 100 tahun, tetapi dalam kekeaklan kita akan selama-lamanya.

Tuhan merancang kita menurut gambar dan rupa-Nya Suatu hari, jantung kita akan berhenti berdetak, nafas kita akan berhenti menghisap oksigen, inilah akhir waktu kita di bumi namun bukan akhir diri kita.

Kita akan masuk ke rumah kita sesungguhnya karena bumi ini adalah sebuah kemah bagi kita.

Ketika kita di bumi kita diperhadapkan pada banyak pilihan, namun saat kita masuk dalam kekekalan hanya ada dua pilihan: surga atau neraka.

Hubungan kita dengan TUHAN di bumi akan mempengaruhi hubungan kita dalam kekekalan.

Jika kita mengasihi dan menerima Yesus Kristus, maka kita akan menghabiskan kekekalan bersama dengan Dia.

Sebaliknya, jika kita menolak kasih, pengampunan dan keselamatan yang ditawarkan-Nya, maka kita akan terpisah dengan TUHAN selama-lamanya.

Ketika kita menyadari bahwa hidup kita di bumi adalah sebuah masa persiapan kepada kekekalan, maka kita akan menjalani kehidupan ini dengan cara yang berbeda.

Kita akan mulai hidup dalam terang kekekalan dan itu akan mewarnai cara kita menangani semua hubungan, tugas dan keadaan.

(Baca Juga: AKULAH POKOK ANGGUR)

Kita akan menyadari bahwa akan ada banyak kegiatan, sasaran dan bahkan masalah yang tampak begitu penting, kecil dan tidak layak mendapat perhatian kita.

Semakin dekat dengan TUHAN, semakin kecil kelihatannya segala sesuatu yang lain.

Aspek yang paling merusak dari kehidupan zaman sekarang adalah cara berfikir untuk jangka pendek.

Kekekalan bersama TUHAN di surga memang sesuatu yang tidak akan mampu kita bayangkan sepenuhnya.

Kemampuan otak kita tidak akan pernah bisa menghadapi keajaiban dan kehebatan surga.

Namun yang pasti di surga sudah disediakan tempat bagi kita oleh Yesus Kristus. TUHAN memiliki suatu tujuan bagi kehidupan kita di dunia.

Rencana-Nya mencakup jauh lebih besar dari waktu hidup kita di bumi. Perbuatan-perbuatan dalam kehidupan kita di bumi ini akan menentukan nasib dalam kehidupan berikutnya.

Kita seharusnya sadar bahwa selama kita masih hidup di dunia ini selama itu pula kita jauh dari surga, tempat Yesus berada.

Oleh karena itu kita semua harus memiliki slogan bahwa setiap hari dalam hidup kita adalah hari terakhir kita, sehingga kita akan menjadi lebih siap dalam memasuki kehidupan kekekalan bersama dengan Yesus Kristus.

Milikilah keyakinan bahwa kehidupan kita bukanlah sekedar yang ada sekarang. Mulailah memikirkan apa yang harus kita lakukan hari ini dan apa yang tidak akan saya lakukan hari ini.

(1) Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *